Pages

Jumat, 01 Januari 2010

SARAN DAN KOMENTAR

5 komentar:

  1. http://wildadventure-centralborneoisland.blogspot.com/

    pak ina lampirkan link ku,,aku mahasiswa teknik geologi sekolah tinggi hang jogja,,

    segah jua link bapak na, tentang SDA takam hang derah barito n kalteng,,aku hamen ai garawah mun bapak naan wacana penyelidikan lagi pakai gulah PLTA ru,,daya memang iru sa na perlu kan oleh kalten,,salam tabe teka fintho..

    BalasHapus
  2. terima kasih atas perhatian ni.
    Info tambahan, bhw master plan Muara Juloi dan daerah Kab. Barut haut na susun daya here pemerintah Jepang taun 60-an dan na lanjut daya pemerintah Indonesia melalui Dep PU (taati kementerian PU. Khusus Muara Juloi haut na lakukan:
    1. Studi Kelayakan
    2. Survey dan Investigasi dan Penyusunan Rona Lingkungan Awal
    3. Penyusunan AMDAL
    4. Usulan haut na hampe ma Pak Dahlan Iskan dan akan na dukung andri surat Pak Gub Kalteng ma Kementerian PU dan ESDM

    Sedangkan Riam Jerawi haut na lakukan :
    1. Studi Kelayakan
    2. Survey dan Investigasi

    Sameh-sameh takam mendorong ngampan tau hinang terlaksana.

    Salam ma kawan ani ku generasi penerus kami.

    BalasHapus
  3. selamat siang pak free, lama tak jumpa, sy eko suhartono, dulu mengerjain studi potensi lahan pertanian non pasang surut se kalimantan tengah tahun 2001 waktu itu, pak free masih asist. prenc, pimpronya masih pak jarot, gimana kabarnya en sekarang tugas dimana?

    BalasHapus
  4. Pak Suhartono, 10 tahun yang lalu ya.... memang sdh lama, koq sekarang sdh punya hobby lain (fotografi) yg lebih senang untuk digeluti?? apakah engineeringnya ditingal??? Tapi ngomong2 saya juga mulai tertular penyakit "art" ini...

    Saya masih ditempat lama.. habis mau kemana lagi ya.....

    selamat berkarya.
    Salam.

    BalasHapus
  5. Salam kenal pak free,
    Saya Haryo pak, saya sangat tertarik dengan tulisan-tulisan bapak mengenai potensi hydro power di Kalteng, terutama di Muara Juloi dan Riam Jerawi, kebetulan saya saat ini bekerja di PLN Wilayah Kalsel & Kalteng pak. Sebagai informasi, kedepan di Sistem kelistrikan interkoneksi di Kalselteng, didominasi PLTU berbahan bakar batubara, alangkah sangat baik jika dikombinasikan dengan pembangkit hidro power sebagai load folower, yang fleksibel operasi nya dan sangat ramah lingkungan. Sekedar informasi bahwa saat ini potensi Muara Juloi sudah diakomodir oleh kementrian PU yang bekerjasama dengan kontraktor Korea. Harapan saya, smg potensi hidropower di Muara Juloi dan Riam Jerawi bisa segera dimanfaatkan. Saya berharap suatu saat bisa berinteraksi langsung dngn pak free.

    Salam..

    BalasHapus